Fisika Kontekstual

Penerapan Kalor Jenis dalam Sehari-hari

Kalor jenis merupakan karakteristik suatu zat yang menunjukkan kemampuannya untuk menyerap kalor. Zat yang kalor jenisnya tinggi mampu menyerap lebih banyak kalor untuk kenaikan suhu yang rendah. Zat-zat seperti ini dimanfaatkan sebagai tempat untuk menyimpan energi termal. Berdasarkan Tabel 2.1 terlihat bahwa air adalah zat yang paling tinggi kalor jenisnya diantara zat-zat lainnya. Oleh karena kalor jenis air yang tinggi ini, maka air dapat dimanfaatkan dalam banyak aplikasi. Misalnya, untuk pengisian radiator mobil, digunakan sebagai panel surya, dan sebagainya.
Air dimanfaatkan dalam radiator mobil, karena air dapat berfungsi untuk memindahkan energi kalor dari mesin mobil ke udara sekitarnya, sehingga mobil tetap dingin. Demikian pula air dipergunakan sebagai zat cair penyimpan energi termal dari matahari pada panel surya. Air digunakan sebagai zat penghantar kalor dengan tujuan agar hanya terjadi sedikit penurunan suhu pada waktu terjadi perpindahan kalor.
Aplikasi Peristiwa Penguapan
Beberapa contoh dalam kehidupan sehari-hari yang menunjukkan bahwa penguapan menghasilkan pendinginan misalnya Tubuh kita melakukan proses penguapan yaitu penguapan keringat, anjing menjulurkan lidahnya agar terjadi penguapan. Kedua kasus tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut. Ketika tubuh kita berkeringat karena bekerja berat atau berolah raga, akan keringat tersebut akan menguap. Penguapan ini adalah cara tubuh kita mengatur suhu badan. Pada waktu suhu darah naik sedikit di atas suhu normal, kelenjar hypothalamus mendeteksi kenaikan suhu ini, kemudian mengirim sinyal ke kelenjar keringat agar kelenjar ini meningkatkan produksi keringat. Keringat ini keluar dari pori-pori kulit, kemudian menguap. Kalor yang diperlukan untuk menguapkan keringat diambil dari tubuh kita sendiri sehingga tubuh menjadi lebih dingin.
Anjing yang kulitnya tidak berkeringat memiliki cara sendiri menghadapi cuaca panas. Ketika cuaca panas, anjing menjulurkan lidahnya agar terjadi penguapan pada air ludahnya sehingga tubuh anjing menjadi lebih dingin.
Aplikasi Peristiwa Pembekuan
Peristiwa pembekuan dapat diterapkan untuk kasus pencampuran garam pada es untuk menurunkan titik beku. Es dicampur dengan garam dapat menurunkan suhu sampai –200 C. Peristiwa ini dapat digunakan untuk mendinginkan air menjadi es. Misalnya untuk membuat es krim. Turunnya suhu disebabkan garam menurunkan titik lebur es, sehingga es yang suhunya mungkin hanya beberapa derajat di bawah 0C melebur.
Contoh Analisis dampak LingkunganFreon
Bagaimanakah dampak penggunaan freon terhadap lingkungan ?
Penjelasan:
Freon adalah suatu senyawa kimia yang diciptakan untuk digunakan sebagai fluida kerja dalam lemari es dan AC (air conditioning) mobil atau ruangan. Tiap senyawa freon didesain memiliki titik didih tertentu dan stabil, sehingga tidak akan bereaksi dengan bahan-bahan yang dipergunakan dalam lemari es. Namun, di lain fihak ketika gas freon lepas ke atmosfir, freon juga tak dapat diuraikan pada ketinggian rendah dari permukaan bumi. Ketika gas freon mencapai lapisan ozon, maka gas freon ini menjadi penyebab menipisnya lapisan ozon.
Ozon adalah suatu jenis oksigen yang terdiri dari tiga atom O (Oksigen biasa mengandung dua atom O). molekul Ozon berfungsi menyerap sinar ultraviolet, sehingga melindungi mahluk hidup dari sengatan sinar matahari yang mengandung ultraviolet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: