Seri Aplikasi Termodinamika: Lemari Es, Penyejuk Udara, dan Pompa Kalor

Oleh: Rai Sujanem (Fisrai)
Prinsip kerja lemari es, penyejuk udara, dan pompa kalor merupakan kebalikkan mesin kalor. Masing-masing beroperasi untuk mentransfer kalor keluar dari lingkungan yang sejuk ke lingkungan yang hangat. Dengan melakukan kerja W, kalor diambil dari daerah temperatur rendah, TL (katakanlah, di dalam lemari es), dan kalor yang jumlahnya lebih besar dikeluarkan pada temperatur tinggi, TH (ruangan). Anda sering dapat merasakan kalor ini bertiup di bawah lemari es. Kerja W. Biasanya dilakukan oleh motor kompresor yang menekan fluida.

Lemari es yang sempurna yang tidak membutuhkan kerja untuk mengambil kalor dari daerah temperatur rendah ke temperatur tinggi tidak mungkin ada. Ini merupakan pernyataan Clausius mengenai Hukum Termodinamika kedua. Kalor tidak mengalir secara spontan dari benda yang dingin ke benda yang panas. Untuk melakukan hal seperti itu, harus dilakukan kerja. Dengan demikian, tidak akan ada lemari es yang sempurna.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: